بِسْÙ…ِ اللهِ الرَّØْÙ…َÙ†ِ الرَّØِÙŠْÙ…ِ
Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Tuan M. Yoserizal Saragih, M.I.Kom, secara resmi melepas keberangkatan mahasiswa pengabdian masyarakat Fakultas Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Sumatera Utara ke Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan mulai tanggal 30 Januari sampai dengan 1 Februari 2026, di bawah koordinasi Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.
Kegiatan tersebut merupakan bagian integral dari proses pembelajaran mahasiswa yang dirancang untuk mengakselerasi dan mengaktualisasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) melalui uraian konseptual Panca Cinta, yang terintegrasi langsung dengan realitas sosial masyarakat pesisir. Kecamatan Pantai Labu sebagai wilayah pesisir dengan mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai nelayan menjadi ruang belajar nyata bagi mahasiswa untuk memahami relasi antara manusia, alam, dan nilai-nilai ketauhidan secara kontekstual.
Dalam kerangka tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat diarahkan pada penguatan ekoteologi pesisir, yaitu kesadaran teologis yang menempatkan laut, kawasan pesisir, dan seluruh ekosistemnya sebagai amanah Ilahi yang harus dijaga, dirawat, dan dimaknai secara berkelanjutan. Mahasiswa diharapkan mampu membaca dinamika kehidupan nelayan, tantangan lingkungan pesisir, serta kearifan lokal masyarakat sebagai bagian dari pembelajaran akademik yang hidup, reflektif, dan bernilai.
Peran Jurusan Ilmu Komunikasi menjadi sangat strategis dalam kegiatan ini, khususnya dalam membangun komunikasi edukatif kepada masyarakat, penguatan penyadaran publik, serta dokumentasi narasi pengabdian yang berpijak pada etika komunikasi, empati sosial, dan keberpihakan pada kemaslahatan masyarakat pesisir.
Dalam arahannya, Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Tuan M. Yoserizal Saragih, M.I.Kom, menegaskan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini bukan sekadar agenda akademik, melainkan ruang pembentukan karakter, kepekaan sosial, dan kedewasaan intelektual mahasiswa melalui interaksi langsung dengan masyarakat.
Sejalan dengan itu, mahasiswa juga diminta untuk senantiasa mengingat pesan Dekan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Bapak Prof. Dr. H. Mesiono, M.Pd., agar menjaga akhlak kapan pun dan di mana pun berada, karena akhlak merupakan fondasi utama dalam membawa nama baik pribadi, institusi, dan almamater di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Sumatera Utara menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak hanya kuat secara teoritis, tetapi juga membumi, relevan, serta selaras dengan nilai-nilai keislaman, kemanusiaan, dan keberlanjutan lingkungan, khususnya di wilayah pesisir Sumatera Utara.
صَÙ„َّÙ‰ اللهُ عَÙ„َÙ‰ Ù…ُØَÙ…َّد صَÙ„َّÙ‰ اللهُ عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ ÙˆَسَÙ„َّÙ…

0 Komentar