بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
MEDAN — Silaturahmi pada Jumat, 9 Januari 2026, di ruang Wakil Dekan FIS UIN Sumut, Kampus IV UIN Sumut, Jalan Durian Jangak, Tuntungan, Kecamatan Pancur Batu, Kab. Deli Serdang Prov Sumatera Utara. Diterima Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Sosial UIN SUMUT Tuan M.Yoserizal Saragih, M.I.Kom menyampaikan : ...Alhamdulillah ..., dan memberikan "pituah" kepada ketua terpilih Edwansah Putra Siahaan, sebagai Ketua Umum HMI Komisariat FIS UIN SUMUT priode 2025/2026 pada 30 Desember 2025 di Student Center HMI Cabang Medan.
Estafet kepemimpinan ini berlanjut dari Ketua Umum Demisioner Abanganda Julpahri Purba Tanjung, S.I.Kom, yang sebelumnya terpilih pada 10 Maret 2024. Kepemimpinan beliau merupakan estafet moral, terbungkus dalam ladang amal sholih yang telah terbaktikan. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat bagi beliau, serta para tokoh pendahulu HMI, di antaranya pendiri almarhum Lapran Pane, yang meneguhkan nilai moral dan intelektual dalam perjalanan organisasi.
Wakil Dekan III menegaskan bahwa kepemimpinan HMI adalah proses pewarisan nilai dan moralitas keumatan. Kepemimpinan harus menjadi sarana membangun peradaban profetik, meneladani Menteri Agama RI, Almukarrom Bapak Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, M.A., Imam Besar Masjid Istiqlal, yang menekankan moderasi beragama (wasathiyah), penghormatan terhadap kebhinekaan (suubawwaqobaila), serta pembangunan karakter melalui ketauladanan. Kurikulum berbasis cinta (KBC) pada rumusan Panca Cinta sebagai poros membangun peradaban profetik:
Cinta Tuhan: landasan spiritual dan motivasi setiap tindakan kader.
Cinta Ilmu: menekankan kejujuran akademik, tradisi riset, dan dedikasi dalam mencari kebenaran ilmiah.
Cinta Sesama: menumbuhkan empati, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap masyarakat.
Cinta Bangsa dan Peradaban: membangun kesadaran keadilan, keberlanjutan sosial, dan kontribusi nyata bagi kemajuan peradaban.
Cinta Diri dan Kebaikan: menegaskan integritas, kedisiplinan, dan moralitas pribadi sebagai fondasi kepemimpinan.
Lebih jauh, Wakil Dekan III menekankan bahwa ketauladanan berbasis pengetahuan diharap menjadi poros kepemimpinan HMI komisariat FIS UIN Sumut: pengetahuan murni (science for science), kebermanfaatan masyarakat (science for application), dakwah dan pencerahan umat (science for mission), serta perubahan sosial (science for transformation). Seluruh aktivitas keilmuan dan kepemimpinan dibingkai oleh kesadaran intelektual, emosional, dan spiritual, sehingga lahir kader paripurna: cerdas, peka, teguh, dan transformatif.
Dengan Panca Cinta dan nilai keumatan yang menyatu, kepemimpinan Edwansah Putra Siahaan diharapkan menjadi jembatan antara idealisme keilmuan, moralitas, dan aksi nyata. Ia terus membersamai generasi baru, meneruskan estafet dari Ketua Umum Demisioner Abanganda Zulpahri Purba Tanjung, S.I.Kom, sambil menaruh hormat kepada alm. Lapran Pane.
Dalam pituahnya, Wakil Dekan III menekankan agar kader selalu berdoa dan berbuat, menyayangi ayah bunda, para umara, serta alim ulama, dan bersinergi dengan visi Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumut, visi besar UIN Sumatera Utara, dan Asta Cita Presiden RI, Almukarrom Bapak H. Prabowo Subianto, serta Wakil Presiden RI, Almukarrom Bapak Gibran Rakabuming Raka. Kader HMI Komisariat FIS UIN Sumut bersinergitas dengan pembangunan akademik, sosial, dan keumatan Akhlaqul karimah. Tentunya Dekan FIS UIN Sumut berharap HMI Komisariat FIS bergerak sejalan dengan misi fakultas dan universitas, membangun peradaban yang berkarakter, serta meneguhkan nilai moral.
Al-Hadits Rasulullah ﷺ bersabda:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ فَإِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الْحَدِيثِ، وَلَا تَحَسَّسُوا، وَلَا تَجَسَّسُوا، وَلَا تَناجَشُوا، وَلَا تَحَاسَدُوا، وَلَا تَبَاغَضُوا، وَلَا تَدَابَرُوا، وَكُونُوا عِبَادَ اللهِ إِخْوَانًا
Artinya:
"Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, bahwasanya Rasulullah ﷺ bersabda: Jauhilah oleh kalian prasangka buruk karena prasangka itu adalah sedusta-dustanya perkataan, dan janganlah kalian mencari-cari kesalahan orang lain, janganlah kalian memata-matai, janganlah kalian melakukan persaingan yang tidak sehat, janganlah saling mendengki, janganlah saling membenci, janganlah saling membelakangi, dan jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara."
(HR. Bukhari No. 6064; HR. Muslim No. 2563; Status: Muttafaqun 'Alaih)
صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم

0 Komentar