بِسْÙ…ِ اللهِ الرَّØْÙ…َÙ†ِ الرَّØِÙŠْÙ…ِ
Medan — Pelaksanaan Sidang Komprehensif mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kekhidmatan pada Rabu, 15 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian penting dalam tahapan akademik sebagai evaluasi akhir sebelum mahasiswa menyelesaikan studi pada jenjang sarjana.
Sidang yang diikuti oleh peserta dari beberapa gelombang ini mencerminkan kesiapan akademik mahasiswa dalam mempertanggungjawabkan capaian keilmuan yang telah ditempuh selama masa perkuliahan. Suasana akademik yang kondusif turut memperkuat kualitas pelaksanaan ujian sebagai instrumen penjaminan mutu pendidikan tinggi.
Nama-nama mahasiswa peserta Ujian Komprehensif pada hari tersebut:
Gelombang 7
M. Rizky Muharram — NIM: 0603222189
Daffa Faisal Afdala — NIM: 0603222198
Bagus Santoso — NIM: 0603222183
Aisya Azzahra — NIM: 0603221038
Hafiz Raisya — NIM: 0603222130
Mulia Rachman — NIM: 0603223052
Gelombang 8
Zakiya Azzahra — NIM: 0603221012
Muhammad Aidil Azhar — NIM: 0603223065
Farida Berliana — NIM: 0603223208
Ezzlan Bayu Setiawan — NIM: 0603222163
Ramzy Ikram — NIM: 0603222175
Sri Wahyu Andini — NIM: 0603222212
Kehadiran unsur pimpinan dan jajaran akademik memberikan penguatan moral serta legitimasi institusional terhadap proses evaluasi yang berlangsung. Seluruh rangkaian sidang berjalan sesuai dengan standar operasional akademik yang berlaku di lingkungan UIN Sumatera Utara.
Sekretaris Jurusan, Bapak Dr. Indira Patra Deni, M.A., didampingi oleh Staf Jurusan Ilmu Komunikasi, Bapak Dedy Parwis Jailani, M.I.Kom., dan Ibu Wahyu Nisa, M.Sos., bersama Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara, Tuan M. Yoserizal Saragih, M.I.Kom., secara resmi menutup pelaksanaan Sidang Komprehensif.
Dalam pesan penutupannya, Wakil Dekan III FIS UIN Sumatera Utara, Tuan M. Yoserizal Saragih, M.I.Kom., menyampaikan bahwa Sidang Komprehensif bukan sekadar tahapan akademik, melainkan momentum refleksi intelektual dan integritas diri mahasiswa dalam mengaktualisasikan ilmu pengetahuan yang bernilai profetik. Ia juga menegaskan pentingnya penguatan akhlaqul karimah, khususnya dalam memuliakan dan berbakti kepada ayah dan bunda sebagai fondasi keberkahan ilmu dan kesuksesan hidup.
Penutupan tersebut menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian ujian pada hari tersebut, sekaligus merefleksikan komitmen institusi dalam menjaga kualitas lulusan yang unggul, profesional, dan berintegritas. Para mahasiswa diharapkan mampu melanjutkan ke tahap berikutnya dengan kesiapan akademik dan mental yang matang.
Semoga segala harapan, cita-cita, dan doa yang dipanjatkan senantiasa memperoleh ijabah dari Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
صَÙ„َّÙ‰ اللهُ عَÙ„َÙ‰ Ù…ُØَÙ…َّد صَÙ„َّÙ‰ اللهُ عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ ÙˆَسَÙ„َّÙ…

0 Komentar