Header Ads Widget


 

Wadek III FIS UIN Sumut Terima Silaturahmi Akademik Tokoh Mahasiswa Integrasi Nilai Nubuwwah dan Jurnalistik Profetik Berbasis Maqasid Syariah sebagai Jawaban Polusi Digital



بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Medan, Senin 27 April 2026 Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara, M. Yoserizal Saragih, M.I.Kom, menerima silaturahmi akademik tokoh mahasiswa dalam suasana santun dan penuh adab. Pertemuan ini mengangkat tema strategis integrasi nilai nubuwwah dan jurnalistik profetik berbasis maqāṣid al-syarī‘ah sebagai jawaban atas fenomena polusi digital.

Silaturahmi tersebut diinisiasi oleh Ketua Umum HMI Komisariat Saintek UIN Sumatera Utara, Ndor Ganda Iman Pasaribu, bersama jajaran pengurus. Turut hadir mendampingi, Senior HMI Komisariat Saintek Panca Taufikurrahman serta Wakil Bendahara Umum Yusril Burhani Batubara. Dialog berlangsung produktif dengan penekanan pada penguatan etika komunikasi berbasis nilai Islam yang komprehensif.

Dalam arahannya, Wakil Dekan III FIS UIN Sumatera Utara, M. Yoserizal Saragih, M.I.Kom, menegaskan bahwa polusi digital tidak hanya merusak kualitas informasi, tetapi juga berpotensi mengganggu tatanan nilai, nalar publik, dan harmoni sosial. Oleh karena itu, pendekatan etik tidak cukup berhenti pada empat sifat kenabian semata, tetapi perlu diperluas melalui kerangka maqāṣid al-syarī‘ah.

Menurut beliau, nilai nubuwwah seperti ṣidq, amānah, tablīgh, dan faṭānah harus terintegrasi dengan tujuan utama syariat, yaitu:
Hifẓ ad-Dīn (menjaga agama) → melawan konten yang merusak akidah dan nilai keislaman
Hifẓ an-Nafs (menjaga jiwa) → menolak ujaran kebencian dan konten destruktif
Hifẓ al-‘Aql (menjaga akal) → menangkal hoaks dan disinformasi
Hifẓ an-Nasl (menjaga generasi) → melindungi generasi muda dari degradasi moral digital
Hifẓ al-Māl (menjaga harta) → mencegah penipuan digital dan manipulasi ekonomi
Sebagai landasan normatif, beliau mengutip firman Allah SWT:

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ

Sungguh telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu QS Al Ahzab 21

Menurut beliau, Nabi Muhammad SAW tidak hanya menghadirkan teladan akhlak personal, tetapi juga meletakkan fondasi peradaban komunikasi yang menjaga kemaslahatan manusia secara menyeluruh.
Ketua Umum HMI Komisariat Saintek UIN Sumatera Utara, Ndor Ganda Iman Pasaribu, menyampaikan komitmen kader untuk mengembangkan gerakan literasi digital berbasis nilai dan tujuan syariat. Ia menegaskan bahwa mahasiswa harus menjadi pelopor dalam membangun ekosistem komunikasi yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga berorientasi pada kemaslahatan.

Pertemuan ini menegaskan pentingnya penguatan paradigma jurnalistik profetik berbasis maqāṣid syariah, yaitu praktik jurnalistik yang tidak hanya menyampaikan fakta, tetapi juga menjaga agama, akal, jiwa, generasi, dan harta publik dari dampak negatif polusi digital.
Dalam perspektif akademik, integrasi ini dinilai memiliki potensi besar sebagai kerangka konseptual baru dalam kajian komunikasi global, khususnya dalam pengembangan etika jurnalistik berbasis nilai Islam yang sistemik dan aplikatif.

Penutup

Silaturahmi akademik ini menjadi cerminan sinergi antara nilai, ilmu, dan tanggung jawab sosial. Di tengah derasnya arus informasi, integrasi nilai nubuwwah dan maqāṣid syariah dalam jurnalistik profetik menjadi fondasi penting dalam menjaga martabat komunikasi publik serta mewujudkan peradaban digital yang berkeadaban dan berkemaslahatan.

صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم

Posting Komentar

0 Komentar