Medan, 18 November 2025 Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumut) mencetak sejarah dengan meluluskan 173 wisudawan pada Wisuda ke-87 UIN Sumut yang diselenggarakan bertepatan dengan Dies Natalis ke-52. Para lulusan ini dikukuhkan sebagai generasi yang memadukan spiritualitas mendalam, kecerdasan intelektual, dan kesiapan kontribusi dalam pembangunan bangsa. Prosesi yang khidmat berlangsung pada Selasa, 18 November 2025, bertempat di Kampus I UIN Sumut, Jl. IAIN No. 1 Medan.
Sambutan Rektor UIN Sumatera Utara
Rektor UIN Sumatera Utara dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjadikan ilmu sebagai sarana kebermanfaatan. Untuk itu, beliau mengutip pesan Rasulullah ﷺ yang begitu relevan bagi para sarjana muda:
«خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ» Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain.
berharap para lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat, agama, dan negara melalui pengamalan ilmu yang berkelanjutan.
Dekan FIS UIN Sumut: Komitmen Melahirkan Generasi Berkarakter
Keberhasilan institusi dalam meluluskan 173 sarjana tidak terlepas dari kepemimpinan Dekan FIS UIN Sumut, Bapak Prof. Dr. H. Mesiono, M.Pd. Beliau menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan moral kepada seluruh wisudawan untuk senantiasa menjunjung tinggi iman, takwa, dan Akhlaqul Karimah sebagai modal utama menghadapi dinamika zaman.
Sementara itu, salah seorang Dosen FIS UIN Sumut Bapak Dr Muhammad Rasyid, MA mengutarakan bahwa capaian ini merupakan bukti nyata kuatnya komitmen fakultas dalam melahirkan lulusan berkualitas. “Jargon FIS ‘Terdepan’ bukan hanya semboyan, tetapi motivasi bagi kami untuk terus berada di garis terdepan dalam inovasi dan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Suara Para Wisudawan dan Alumni
Wisudawati Salsabila Raudatun, sebagai Wisudawan Terbaik FIS, pastinya berkomitmen menjunjung nilai akademik dan spiritualitas sebagai bekal mengukuhkan peran perempuan dalam perubahan sosial di tengah masyarakat.
Penguatan karakter juga menjadi kesan tersendiri bagi Wisudawan Nuzrul Ikhwanussofa (Jurusan Ilmu Komunikasi). Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh civitas akademika FIS UIN Sumut yang telah menanamkan fondasi keilmuan dan spiritualitas yang kokoh.
Dari sisi alumni, Abanganda Zulpahri Purba Tanjung, S.I.Kom., mengingatkan bahwa wisuda bukanlah garis akhir, melainkan permulaan perjuangan baru untuk terus memberikan kontribusi yang berarti bagi masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Wisudawan Mhd. Rizki Habibie Harahap, Mawapres UIN Sumut sekaligus Kader SAPMA PP UIN Sumut, melihat momentum ini sebagai titik strategis untuk memaksimalkan potensi diri dalam memberikan dampak sosial yang lebih luas.
Adapun Wisudawan Ahmad Thayyib Athallah, yang juga menjabat sebagai Ketua SAPMA PP Subkom FIS, mengungkapkan rasa syukur mendalam dan menyebut bahwa capaian akademik ini merupakan pijakan penting dalam melanjutkan pengabdian dan peran-peran kepemimpinan ke depan.
Pesan Wakil Dekan III FIS UIN Sumut
Dalam wawancaranya, Wakil Dekan III FIS UIN Sumut, Tuan M. Yoserizal Saragih, M.I.Kom., menyampaikan apresiasi mendalam terhadap seluruh lulusan ...Alhamdulillah, hari ini Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumut dengan 173 wisudawannya melaksanakan wisuda bersama seluruh fakultas di lingkungan UIN Sumut sekaligus memperingati Dies Natalis. Kami berharap kepada seluruh wisudawan FIS, kader peradaban masa depan, untuk terus berpegang teguh pada karakter iman dan takwa, serta menjunjung tinggi Akhlaqul Karimah. Keutamaan sejati terletak pada kemaslahatan yang menuntut integrasi zikir dan pikir sebagaimana dicontohkan oleh generasi berakal. Semoga setiap kontribusi yang kalian berikan menjadi amal jariyah yang berdampak besar bagi agama serta menjadi pilar menuju Indonesia Emas 2045.”
Firman Allah SWT dalam AlQur'an Suroh Al Imran: 190–191
وَفِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Artinya: Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, serta pergantian malam dan siang, terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal. (Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, dan berbaring, serta merenungkan penciptaan langit dan bumi, seraya berdoa: “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Mahasuci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa Neraka.”
صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم









0 Komentar