Header Ads Widget


 

Merespons Dinamika Peradaban, FIS UIN Sumatera Utara Gelar Workshop: 37 Akademisi Merekonstruksi Program Studi Baru



بِسْÙ…ِ اللهِ الرَّØ­ْÙ…َÙ†ِ الرَّØ­ِÙŠْÙ…ِ

Medan – Ikhtiar memperkuat kualitas akademik sekaligus merumuskan arah pengembangan keilmuan yang relevan dengan dinamika masyarakat terus menjadi perhatian di lingkungan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Hal tersebut tercermin dalam pelaksanaan Workshop Rekonstruksi Program Studi Baru Fakultas Ilmu Sosial yang diselenggarakan pada hari Selasa, 10 Maret 2026, di Hotel Madani Medan.
Workshop dilaksanakan mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB dan menjadi ruang refleksi intelektual bagi para akademisi untuk memikirkan arah pengembangan ilmu sosial yang responsif terhadap perubahan zaman. Penyusunan program studi baru dilakukan melalui kajian akademik yang komprehensif dengan mempertimbangkan potensi lokal, nasional, dan internasional, sehingga arah pengembangan keilmuan yang dirancang memiliki relevansi yang luas dalam dunia pendidikan tinggi.
Dekan Fakultas Ilmu Sosial, Bapak Prof. Dr. H. Mesiono, M.Pd., menegaskan bahwa pembukaan program studi baru harus dirancang secara cermat melalui kajian akademik yang matang serta mempertimbangkan keterkaitannya dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Menurut beliau, program studi yang lahir dari perguruan tinggi Islam tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga memiliki dimensi etik dan moral yang kuat sehingga mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi peradaban.

Fakultas Ilmu Sosial di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara saat ini memiliki empat jurusan utama, yaitu Ilmu Komunikasi, Ilmu Perpustakaan, Sosiologi Agama, dan Sejarah Peradaban Islam. Keempat bidang tersebut menjadi fondasi penting dalam merumuskan pengembangan program studi baru yang mampu menjawab tantangan perubahan sosial di era modern.
Dalam diskusi akademik yang berkembang selama workshop, para peserta menyoroti pentingnya penguatan kajian masyarakat digital, transformasi sosial, serta pengaruh teknologi terhadap kehidupan masyarakat kontemporer. Perubahan pola komunikasi, perkembangan sistem informasi, dan dinamika sosial yang semakin kompleks menuntut pendekatan akademik yang adaptif dan multidisipliner.

Workshop ini menghadirkan narasumber yang dihormati, Bapak Prof. Dr. H. Mursid, M.Pd dari Universitas Negeri Medan. Dalam paparannya, beliau berkenan menyampaikan analisis mendalam mengenai pentingnya penyusunan program studi baru yang berbasis kebutuhan akademik serta perkembangan ilmu pengetahuan global.

Menurut beliau, keberhasilan sebuah program studi tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan dokumen akademik, tetapi juga oleh kejelasan arah keilmuan, konsistensi kurikulum, serta komitmen institusi dalam menjaga kualitas pendidikan tinggi.

Workshop ini dihadiri oleh 37 peserta terundang yang terdiri atas para akademisi dan staf Fakultas Ilmu Sosial dari beragam disiplin keilmuan, yang bersama-sama memberikan kontribusi pemikiran dalam merumuskan arah rekonstruksi program studi baru dengan mempertimbangkan potensi lokal, nasional, dan internasional.
Dalam perspektif yang lebih luas, kegiatan ini menunjukkan bahwa pengembangan program studi baru bukan sekadar agenda institusional, melainkan bagian dari upaya strategis perguruan tinggi dalam menyiapkan generasi intelektual yang mampu membaca perubahan zaman sekaligus menjaga nilai-nilai etika, moral, dan spiritual dalam kehidupan masyarakat.

Dengan demikian, workshop ini menjadi langkah penting dalam memperkuat fondasi akademik Fakultas Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, sekaligus menegaskan komitmen perguruan tinggi Islam untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang adaptif, berkarakter religius, serta berorientasi pada kemaslahatan umat dan kemajuan peradaban.

Selamat Ramadhan - Nuzul Qur'an 1447 H

صَÙ„َّÙ‰ اللهُ عَÙ„َÙ‰ Ù…ُØ­َÙ…َّد صَÙ„َّÙ‰ اللهُ عَÙ„َÙŠْÙ‡ِ ÙˆَسَÙ„َّÙ…

Posting Komentar

0 Komentar