Header Ads Widget


 

Alhamdulillah ... Langkah Meraih S.I.Kom., Faisal Amir Munthe Sukses Selesaikan Sidang Kolokium ..



بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

​MEDAN,  Langkah akademik penting berhasil dilewati oleh Faisal Amir Munthe Bin Buyung Saragih Munthe. Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi dengan NIM 0603223111 dari Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Universitas Islam Negeri Sumatera Utara ini dinyatakan sukses menyelesaikan Sidang Kolokium pada jenjang Strata S1, Selasa (7/7/2026).

​Sidang kolokium ini merupakan salah satu tahapan krusial dalam proses penyelesaian studi bagi mahasiswa sebelum nantinya berhak menyandang gelar Sarjana Ilmu Komunikasi (S.I.Kom.).
​Pelaksanaan sidang yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Dekan III FIS Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Tuan M. Yoserizal Saragih, M.I.Kom., yang bertindak sebagai Pembimbing I sekaligus Dewan Penguji.


​Sosok Aktif dan Humanis Asal Labuhanbatu Utara
​Di kalangan rekan sejawat dan dosen, mahasiswa asal Guntingsaga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara ini dikenal luas sebagai sosok yang santun dan ramah. Tidak hanya berfokus pada nilai-nilai akademik di dalam kelas, Faisal Amir Munthe juga dikenal sangat aktif dalam berbagai agenda, event, serta aktivitas kemahasiswaan, khususnya di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.

​Keaktifannya dalam berorganisasi dan berinteraksi inilah yang dinilai membentuk karakter komunikasinya menjadi lebih matang dan humanis. Bagi Faisal, momentum kelulusan kolokium ini bukan sekadar pencapaian di atas kertas, melainkan modal penting untuk membawa penelitiannya ke tahap tugas akhir atau skripsi.

​Menjaga Mutu dan Integritas Ilmiah
​Secara terpisah, pihak fakultas menegaskan bahwa pelaksanaan sidang kolokium merupakan bagian dari tradisi akademik yang wajib dijaga. Agenda ini bertujuan untuk menguji, memperkuat, serta menyempurnakan kualitas keilmuan mahasiswa. Melalui dialog ilmiah yang objektif, kritis, dan bertanggung jawab, perguruan tinggi berkomitmen penuh dalam menjaga mutu akademik serta integritas ilmiah para calon lulusannya.

​Refleksi Spiritual dan Keniscayaan Menjadi Khairu Ummah
​Sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam, pencapaian akademik di lingkungan universitas senantiasa diintegrasikan dengan nilai-nilai spiritual. Kesungguhan, kejujuran, dan tanggung jawab dalam menuntut ilmu dinilai sebagai bagian dari amal saleh yang kelak dipertanggungjawabkan di hadapan Allah Swt.


​Hal ini selaras dengan pesan mendalam dalam Al-Qur'an Surat Al-Insyiqaq ayat 7–9:

​فَاَمَّا مَنْ اُوْتِيَ كِتٰبَهٗ بِيَمِيْنِهٖۙ (٧) فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَّسِيْرًاۙ (٨) وَّيَنْقَلِبُ اِلٰىٓ اَهْلِهٖ مَسْرُوْرًاۗ (٩)

​"Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah, dan dia akan kembali kepada kaumnya dengan gembira."

​Oleh karena itu, dalam untaian nasihat dan doa yang mengiringi keberhasilan ini, penguatan makna Khairu Ummah (umat terbaik) menjadi sebuah keniscayaan. Karakter Faisal yang santun, ramah, dan aktif diharapkan menjadi fondasi utama untuk melahirkan sarjana komunikasi yang mampu membawa kemaslahatan, menyuarakan kebenaran, serta menggerakkan perubahan sosial yang positif di tengah masyarakat.

​Semoga Allah Swt. senantiasa memberikan kesehatan selalu dan kesuksesan ke depannya dalam meraih cita-cita, serta tetap menyayangi ayah, bunda, abang, kakak, adik, para saudara, hingga tetangga di mana pun berada. Semoga capaian ini menjadi pembuka jalan lahirnya ilmu yang bermanfaat ('ilman nāfi'an) demi menghadirkan kemaslahatan bagi umat, bangsa, dan negara. 

صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم

Posting Komentar

0 Komentar