بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Rektor UIN Sumut Kukuhkan 1.592 Alumni, Perkuat Ketahanan Masyarakat di Tengah Krisis Global
Medan — Universitas Islam Negeri Sumatera Utara menggelar Wisuda ke-88 pada Rabu, 7 Mei 2026 di Aula Mahasiswa Sutomo. Sebanyak 1.592 wisudawan resmi dikukuhkan sebagai alumni UIN Sumut dari berbagai fakultas dan program studi.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Memperkokoh Posisi Alumni UINSU Medan Dalam Memperkuat Ketahanan Masyarakat di Tengah Krisis Global.” Kegiatan dipimpin langsung oleh Rektor UIN Sumut, Yang Mulia Ibunda Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag serta dihadiri para Wakil Rektor, Kepala Biro, Guru Besar, Dekan dan Wakil Dekan, Ketua Program Studi, tamu undangan, hingga orang tua dan wali wisudawan.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Sumatera Utara menegaskan bahwa alumni UIN Sumut memiliki tanggung jawab strategis dalam menjaga ketahanan sosial masyarakat di tengah dinamika global yang terus berkembang.
Menurutnya, lulusan perguruan tinggi tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik, tetapi juga integritas moral, kepemimpinan, serta kemampuan adaptif terhadap tantangan zaman.
“Wisuda bukan akhir perjalanan pendidikan, melainkan awal pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan peradaban. Alumni UIN Sumut harus mampu hadir sebagai solusi di tengah berbagai tantangan global,” ujar Rektor dalam pidatonya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi akademik senat universitas, dilanjutkan pengukuhan wisudawan, sambutan rektor, pembacaan doa, hingga penutupan acara. Suasana haru dan penuh kebanggaan tampak menyelimuti para wisudawan bersama keluarga yang hadir memenuhi aula.
Di sela prosesi wisuda yang berlangsung khidmat, Prof. Dra. Hj. Laila Rohani, M.Hum turut hadir mendampingi wisuda ananda tercinta, MHD. Mursyid Alfikri, S.H., yang resmi dikukuhkan sebagai alumni pada Wisuda ke-88 UIN Sumut.
Momentum tersebut menjadi gambaran kuatnya nilai pendidikan, keteladanan akademik, dan kesinambungan generasi intelektual di lingkungan keluarga besar UIN Sumut. Suasana haru dan bangga tampak menyertai prosesi wisuda yang menjadi tonggak awal pengabdian lulusan kepada masyarakat, bangsa, dan peradaban.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدَيْنَا وَلِآبَائِنَا وَأُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَلِأَسَاتِذَتِنَا وَلِمُعَلِّمِينَا وَلِمَشَايِخِنَا وَلِذُرِّيَّاتِنَا وَلِأَهْلِ بُيُوتِنَا وَلِإِخْوَانِنَا وَأَخَوَاتِنَا وَلِأَقَارِبِنَا وَلِمَنْ لَهُ حَقٌّ عَلَيْنَا وَلِمَنْ أَحَبَّنَا فِيكَ وَلِمَنْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِجَمِيعِ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ ۚ إِنَّكَ سَمِيعٌ قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَاتِ، آمِينَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ
Artinya :
“Ya Allah, ampunilah kami, kedua orang tua kami, bapak-bapak kami, ibu-ibu kami, kakek-kakek kami, nenek-nenek kami, guru-guru kami, para pengajar kami, para masyayikh kami, anak cucu kami, keluarga dan penghuni rumah kami, saudara laki-laki dan perempuan kami, kerabat kami, orang-orang yang mempunyai hak atas kami, orang-orang yang mencintai kami karena-Mu, orang-orang yang telah berbuat baik kepada kami, serta seluruh kaum muslimin dan muslimat, mukminin dan mukminat, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar, Maha Dekat, lagi Maha Mengabulkan do'a. Kabulkanlah ya Allah, Ya Rabbal 'Aalamiin.”
صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم


0 Komentar