Header Ads Widget


 

CHINDI ROS MAVA BR SIREGAR IKUTI SIDANG MUNAQASYAH UNTUK MERAIH GELAR SARJANA ILMU PERPUSTAKAAN (S.IP.) FIS UIN SUMUT



بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

​MEDAN, BangsawanNusantara.com — Chindi Ros Mava Br Siregar, mahasiswi Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara, resmi mengikuti Sidang Munaqasyah pada Senin (12/10/2026) pukul 08.00 WIB hingga selesai di Kampus FIS UIN Sumut.
​Sidang tersebut merupakan tahapan akademik krusial yang ditempuh Chindi untuk meraih gelar Sarjana Ilmu Perpustakaan (S.IP.). Dalam kesempatan tersebut, ia mempresentasikan dan mempertahankan skripsinya yang berjudul “AI Literacy Pustakawan dan Implikasinya terhadap Praktik Jurnalistik di Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara.”
​Dr. Tuan M. Yoserizal Saragih, M.I.Kom., Wakil Dekan III FIS UIN Sumatera Utara, bertindak langsung sebagai dosen penguji.
​Kepustakawanan, AI, dan Praktik Jurnalistik
Penelitian ini mengangkat relevansi literasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) bagi pustakawan serta dampaknya terhadap praktik jurnalistik. Di satu sisi, perkembangan AI membuka peluang besar dalam mendukung penelusuran referensi, pengelolaan dokumen, pencarian arsip, dan pengolahan data. Namun di sisi lain, pemanfaatannya tetap menuntut penelusuran kritis, penilaian sumber, serta perhatian ketat terhadap akurasi, potensi bias, privasi, dan etika.
​Meskipun kepustakawanan dan jurnalistik memiliki ranah kerja yang berbeda, keduanya saling beririsan dalam ekosistem informasi. Buku, koleksi perpustakaan, dan arsip daerah merupakan sumber pengetahuan utama yang memperkuat konteks pemberitaan. Teknologi AI hadir sebagai sarana pendukung proses tersebut, dengan catatan seluruh output informasi wajib diverifikasi sebelum dipublikasikan.
​Menuntut Ilmu dan Mengamalkan Nilai Nabawiyah
Semangat dalam mengembangkan ilmu pengetahuan ini sejalan dengan hadis Rasulullah ﷺ:

​مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا، سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ
​
Artinya: “Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim, no. 2699).


​Pemanfaatan teknologi digital seperti AI dalam dunia perpustakaan dan jurnalistik perlu dibentengi oleh pedoman etis berupa nilai-nilai Nabawiyah, yaitu ṣiddīq (jujur), amānah (dapat dipercaya), tablīgh (menyampaikan kebenaran), dan faṭānah (cerdas serta bijaksana).
​Pelaksanaan Sidang Munaqasyah ini menjadi tonggak penting perjalanan akademik Chindi Ros Mava Br Siregar. Topik yang diangkat menegaskan bahwa kemajuan teknologi informasi dan kecerdasan buatan harus selalu diimbangi dengan integritas, ketelitian, dan tanggung jawab moral demi kemaslahatan publik.

Ket Foto : Orang Tua Chindi Ros Mava Br Siregar Ikut berhadir disela persidangan sebagai bentuk "kasih sayang"

صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم

Posting Komentar

0 Komentar