Header Ads Widget


 

HMJ SPI FIS UIN Sumut Perkuat Literasi Sejarah dan Identitas Keilmuan Mahasiswa HMJ SPI FIS UIN Sumut Bangun Literasi Sejarah, Perkuat Identitas Keilmuan Mahasiswa



بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Wakil Dekan III FIS Dr. Tuan M. Yoserizal Saragih, M.I.Kom.: “Jadilah Sang Pencerah, Sejarah Laksana Benteng Peradaban”

MEDAN – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sejarah Peradaban Islam (SPI) Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumut) terus mendorong penguatan literasi sejarah dan identitas keilmuan mahasiswa melalui kegiatan Nonton Bareng Film Bersejarah yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 14 Oktober 2026, pukul 10.00 WIB hingga selesai di Aula Perpustakaan FIS UIN Sumatera Utara.

Bagi HMJ SPI, kegiatan ini bukan sekadar agenda pemutaran film, melainkan bagian dari upaya menghidupkan tradisi intelektual, memperluas ruang diskusi sejarah, dan mendekatkan mahasiswa pada dinamika perjalanan peradaban Islam. Melalui media film, sejarah dihadirkan secara lebih komunikatif agar mahasiswa terdorong untuk belajar, berdiskusi, berpikir kritis, dan mengembangkan kepedulian terhadap persoalan masyarakat.
Sebagai bagian dari persiapan kegiatan, Ketua Umum HMJ SPI FIS UIN Sumut, Abanganda Shafwan Shauri Nasution, didampingi Kepala Bidang Pengembangan Penalaran, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M), Abanganda Aulia Habibullah, beraudiensi dengan Wakil Dekan III FIS UIN Sumut, Dr. Tuan M. Yoserizal Saragih, M.I.Kom. Audiensi tersebut bertujuan menyampaikan rencana kegiatan sekaligus memperkuat komunikasi dan sinergi antara HMJ SPI dan pimpinan fakultas dalam mendukung pengembangan kapasitas intelektual, karakter, serta partisipasi mahasiswa dalam kehidupan akademik dan sosial.

Dalam audiensi tersebut, Wakil Dekan III FIS UIN Sumut menyampaikan pesan, “Jadilah Sang Pencerah, Sejarah Laksana Benteng Peradaban.” Pesan ini menjadi pengingat bagi mahasiswa SPI akan pentingnya membangun kapasitas keilmuan, merawat kesadaran sejarah, dan mengambil peran positif dalam kehidupan masyarakat. Identitas mahasiswa Sejarah Peradaban Islam tidak hanya dibangun melalui penguasaan pengetahuan masa lalu, tetapi juga melalui kesungguhan dalam mengkaji sumber sejarah, mengembangkan pemikiran ilmiah, dan menjaga warisan intelektual peradaban Islam.
Allah Swt. berfirman dalam Al-Qur'an:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). Bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hasyr [59]: 18).

Kegiatan Nonton Bareng Film Bersejarah juga diarahkan untuk memperkuat nilai-nilai Panca Cinta, meliputi cinta kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta lingkungan, cinta diri dan sesama manusia, serta cinta tanah air. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian dari upaya membentuk mahasiswa yang berakhlak, berwawasan luas, menghargai sesama, dan memiliki tanggung jawab sosial serta kebangsaan.

Melalui kegiatan ini, HMJ SPI FIS UIN Sumut menegaskan perannya sebagai ruang pengembangan intelektual dan kaderisasi mahasiswa yang berlandaskan kajian sejarah dan peradaban Islam. Penguatan literasi sejarah diharapkan tidak berhenti pada pemahaman akademik, tetapi juga mendorong lahirnya gagasan, penelitian, gerakan edukatif, dan pengabdian yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta kemajuan peradaban.
صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم

Posting Komentar

0 Komentar