Header Ads Widget


 

Ketua HMJ Jurusan Ilmu Perpustakaan Lohot Parsaulian Ritonga Audiensi dengan Wakil Dekan III FIS UIN Sumut Dr. Tuan M. Yoserizal Saragih, M.I.Kom, Perkuat Literasi Keuangan Mahasiswa



بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Medan, Kamis 08 Oktober 2026 – Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UIN Sumatera Utara, Lohot Parsaulian Ritonga, melaksanakan audiensi dengan Wakil Dekan III FIS UIN Sumatera Utara, Dr. Tuan M. Yoserizal Saragih, M.I.Kom.
Audiensi tersebut dilaksanakan sebagai bentuk komunikasi kelembagaan antara mahasiswa dan pimpinan fakultas, sekaligus penyampaian surat undangan resmi terkait pelaksanaan seminar yang diselenggarakan oleh HMJ Ilmu Perpustakaan FIS UIN Sumatera Utara bekerja sama dengan PT Pegadaian.
Seminar mengangkat tema:
“Literasi Keuangan PT Pegadaian: Cerdas Mengelola Keuangan di Era Digital – Your Gold, Your Future”
Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal: Senin, 12 Oktober 2026
Waktu: Pukul 10.00 WIB sampai selesai
Tempat: Aula Perpustakaan UIN Sumatera Utara
Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kapasitas mahasiswa melalui edukasi literasi keuangan, khususnya dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital yang semakin dinamis.
Wakil Dekan III FIS UIN Sumatera Utara, Dr. Tuan M. Yoserizal Saragih, M.I.Kom, berpandangan bahwa penguatan literasi ekonomi mahasiswa memiliki dampak positif dalam membangun kesadaran, kecakapan, dan kemandirian mahasiswa dalam mengelola keuangan secara bijak dan bertanggung jawab.


Menurut beliau, mahasiswa sebagai insan akademik tidak hanya dituntut memiliki kompetensi keilmuan, tetapi juga perlu memiliki kemampuan dalam mengelola aspek kehidupan secara cerdas, termasuk memahami tanggung jawab terhadap harta dan sumber daya yang dimiliki.
“Literasi ekonomi mahasiswa memiliki nilai penting dalam membangun generasi yang cerdas, mandiri, dan bertanggung jawab. Kemampuan mengelola keuangan secara bijak akan menjadi bekal mahasiswa dalam menghadapi tantangan kehidupan di era digital,” ungkapnya.
Beliau menambahkan, penguatan literasi keuangan sejalan dengan nilai-nilai Islam yang mengajarkan bahwa harta merupakan amanah yang harus diperoleh dengan cara baik dan digunakan secara bertanggung jawab.
Rasulullah ﷺ bersabda:
عَنْ أَبِي بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيِّ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:
«لَا تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمُرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ، وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَ فَعَلَ، وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَ أَنْفَقَهُ، وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَ أَبْلَاهُ»
Artinya:
"Tidak akan bergeser kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat hingga ia ditanya tentang umurnya untuk apa ia habiskan, tentang ilmunya untuk apa ia amalkan, tentang hartanya dari mana ia memperolehnya dan untuk apa ia belanjakan, serta tentang tubuhnya untuk apa ia gunakan."
(HR. At-Tirmidzi, No. 2417. Imam At-Tirmidzi berkata: Hadis ini hasan sahih).
Hadis tersebut memberikan pesan bahwa pengelolaan harta bukan hanya persoalan kemampuan finansial, tetapi juga bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual seorang muslim. Karena itu, literasi keuangan menjadi bagian dari pembentukan karakter mahasiswa agar mampu bersikap amanah, disiplin, dan bijaksana dalam memperoleh serta menggunakan harta.
Dalam perspektif pendidikan Islam, ilmu yang dimiliki mahasiswa hendaknya tidak berhenti pada pemahaman teoritis, tetapi diwujudkan dalam perilaku yang menghadirkan kemanfaatan, dengan landasan nilai amanah, tanggung jawab, dan akhlaqul karimah.
Audiensi tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara pimpinan fakultas, HMJ Ilmu Perpustakaan FIS UIN Sumatera Utara, dan mitra eksternal dalam mendukung kegiatan akademik mahasiswa.
Melalui seminar literasi keuangan ini, diharapkan mahasiswa semakin memiliki wawasan ekonomi yang baik, mampu beradaptasi dengan perkembangan digital, serta tumbuh sebagai generasi akademik yang berilmu, berintegritas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّد صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم

Posting Komentar

0 Komentar